Jumat, 30 Agustus 2019

Orem-Orem Kuliner Khas Malang

Orem-orem, masakan yang terdapat hanya di Malang ini berbahan sadar irisan tempe goreng, ayam, lalu dimasak dengan kuah santan yang kental. Agar semakin nikmat, Orem-orem disajikan dengan ketupat iris, diberi tauge dan kecap manis serta sambal sesuai selera. Cita rasanya hampir mirip dengan sayur lodeh.
Uniknya, Orem-orem dimasak menggunakan bahan bakar arang, karena bara api arang lah yang membuat aroma bumbu dasarnya tak berubah.  Masakan yang mulai menjamur di Malang sejak tahun 80-an ini bukan hanya sekadar menjadi makanan khas Malang, namun juga menjadi identitas. Orem-orem tidak akan lengkap apabila tidak disajikan dengan tempe khas Malang dan bumbu-bumbu khasnya yang juga menggunakan bumbu lokal Malang.
Hasil gambar untuk orem orem malang
Orem-orem menjadi istimewa sebagai kearifan lokal Malang karena masakan ini dahulu tidak dimasak untuk sekadar dinikmati atau bahkan dibisniskan. Orem-orem ini dahulu hanya disajikan dalam acara hajatan seperti pernikahan dan syukuran di kota Malang. Orem-orem sebagai wujud syukur warga Malang terhadap rezeki yang mereka dapatkan.
Melalui Orem-orem warga Malang dapat memaknai sebuah kehidupan. Tidak hanya terus mengejar mencari materi, namun tetap ingat tentang perwujudan syukur yang harus diselipkan dalam sebuah kehidupan agar kehidupan kita seimbang. Hal ini yang tidak bisa kita dapatkan pada era modern, tidak ada lagi makanan-makanan yang menjadi sebuah manifestasi ucapan syukur, karena makanan hanya menjadi sebuah unsur yang dibutuhkan tubuh manusia.
Anda masih bisa menikmati kuliner Orem-orem di beberapa kedai di Malang, di antaranya ada Orem-orem Pak Tik di kawasan Comboran dan Orem-orem Khas Arema di Jalan Blitar. Jika Anda sedang ingin menikmati makan siang dengan kuliner asli Malang, Orem-orem bisa Anda coba sambil mendalami makna bagaimana kuliner ini bisa ada di Malang.

Lepet Khas Madura

Lepet adalah makanan tradisional yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Pembungkus lepet adalah daun kelapa/janur. Lepet seringkali disajikan pada saat lebaran. Lepet disajikan berdampingan dengan lontong opor dan ketupat opor. Lepet terbuat dari beras ketan dan kelapa parut. Selain disajikan pada saat hari raya, lepet juga disajikan pada acara tertentu. Pembuatan lepet cukup mudah.

Hasil gambar untuk makanan lepet madura

Gangsa Madura

Hasil gambar untuk makanan gangsa madura

Yang dinamakan gangsa yakni sejenis olahan dari daging. Resep masakan ini patut untuk anda coba sebagai alternatif menu pilihan anda sekeluarga. Masakan yang berasal dari Madura ini memang menyajikan rasa yang lezat. Hidangan masakan ini menggunakan daging sengkel sebagai materi utama dari masakan ini. Yang dinamakan daging sengkel merupakan bab atas dari daging sapi dan memiliki tekstur yang keras, kering dan sedikit ada lemaknya. Hidangan ini cocok sebagai menu keseharian anda ataupun hidangan pesta keluarga anda. Untuk dapat membuat masakan ini mudah sekali dan anda juga tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk dapat membuatnya. Yang harus anda lakukan hanyalah menyimak baik-baik resep dan cara untuk membuat masakan ini.


Berikut ini resep dan juga cara membuat masakan ini yaitu:


Hasil gambar untuk makanan gangsa madura


Bahan-bahannya:

  • 350 gram daging sapi, potonglah kecil-kecil.
  • 1 sendok makan air asam jawa.
  • 1 batang daun bawang, diiris sampai halus.
  • Dan 400ml air.

Bumbu yang harus anda haluskan antara lain sebagai berikut:

  • 7 butir bawang merah.
  • 3 siung bawang putih.
  • 3 buah cabai merah.
  • 1 Sendok teh terasi.
  • 1 Sendok teh garam.

Setelah kita sudah mengetahui materi dan juga bumbunya. Kini saatnya untuk kita membuat masakan ini. Ada beberapa langkah yang perlu anda perhatikan, diantaranya yaitu:

  1. Rebuslah bumbu yang sudah halus tadi dan daging sampai menjadi mendidih.
  2. Kemudian masukkanlah air asam sambil terus direbus sampai dagingnya menjadi lunak.
  3. Taburkanlah daun bawang lalu masak sampai airnya mengering.
  4. Untuk 4 porsi.

Resep Sate Madura

Hasil gambar untuk sate madura
Bahan
  • Ayam segar yang sudah dipotong kotak atau persegi panjang kurang lebih sebanyak 1 kg.
  • Tusuk sate secukupnya sesuai jumlah potongan daging ayam.
Bahan bumbu rendaman sate madura
  • Garam dapur beryodium kurang lebih 0.25 sendok kecil.
  • Merica butiran kurang lebih 15 butir atau sesuai selera.
  • Bawang putih ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 7 pcs.
  • Kecap manis kental kurang lebih sebanyak 10 sendok makan.
  • Minyak goreng atau sayur yang baru kurang lebih sebanyak 15 sendok makan.
  • Air bersih kurang lebih sebanyak 3 sendok makan.
Bahan pelengkap
  • Bawang merah mentah yang sudah diiris secukupnya.
  • Bawang merah goreng sesuai selera.
  • Sambal atau cabai rawit yang diiris iris sesuai selera.
Langkah Membuat Sate Madura
  1. Pertama uleg kacang tanah, bawang putih, kemiri dan gula merah sampai halus.
  2. Masukkan garam dapur dan kecap manis kedalam bumbu sate diatas.
  3. Tambahkan air bersih kemudian aduk sampai rata.
  4. Masukkan daging ayam kedalamnya.
  5. Aduk sebentar supaya tecampur rata kemudian marinasi atau diamkan selama kurang lebih 0.5 jam. Sebaiknya dimasukkan kedalam kulkas ya.
  6. Keluarkan kemudian masukkan potongan daging ayam yang sudah dibumbuin tadi kedalam tusukan satenya.
  7. Tambahkan minyak goreng kedalam sisa bumbu rendaman tadi kemudian aduk sampai rata.
  8. Siapkan arang atau teflon untuk membakar sate madura nya.
  9. Celupkan kedalam sisa bumbu tadi kemudian bakar sampai setengah matang.
  10. Celupkan kembali kedalam sisa bumbu kemudian bakar kembali sampai semua tusuk sate nya matang.
Bahan Bumbu Kacang
  • Kacang tanah yang sudah digoreng kurang lebih sebanyak 500 gram.
  • Bawang putih kurang lebih sebanyak 10 pcs.
  • Garam dapur secukupnya atau kurang lebih 0.5 sendok kecil.
  • Kemiri yang sudah disangrai sebelumnya kurang lebih sebanyak 25 pcs.
  • Gula merah yang sudah disisr halur kurang lebih sebanyak 100 gram.
  • Air bersih kurang lebih sebanyak 1 gelas atau sesuai tingkat kekentalan.
  • Minyak goreng baru sedikit saja.
Langkah membuat bumbu kacang sate madura
  1. Pertama uleg kacang tanah bersama dengan kemiri, gula merah, bawang putih sampai halus.
  2. Tuang air bersihnya dan garam dapur kemudian aduk sampai rata.
  3. Rebus bumbu kacang tadi dan tambahkan sedikit minyak goreng.
  4. Masak sampai airnya menyusut dan bumbunya mengental.
  5. Jangan lupa sering diaduk ya supaya tidak gosong.

Tajin Shobih madura

Makanan tradisional madura sangat bervariasi, salah satunya adalah makanan tradisional khas Kabupaten Bangkalan, kuliner yang satu ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat Surabaya. Namanya Tajin Sobih (bubur madura dari Bangkalan), merupakan salah satu makanan tradisional yang manis dari madura. Tajin Sobih di Surabaya dikenal dengan Bubur Sobih, makana ini berasal dari desa Sobih Salah satu desa kecil yang terletak di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Di Bangkalan bubur ini Sangat Mudah di Jumpai dan yang pasti penjualnya pasti orang dari desa Sobih atau masih ada garis keluarga dengan orang Sobih, karena itulah sehingga makanan tersebut dinamakan tajin sobih. Varian isi Tajin Sobih ditempatkan pada panci – panci kecil yang dijadikan satu pada wadah besar yang terbuat dari anyaman bambu. Para penjual tajin sobih ini biasanya ibu – ibu,  menjajakannya dengan cara disongon/disunggi (ditaruh diatas kepala).
Bubur ini sangat gurih serta manis, rasa manis bubur ini di dapat dari gula merah atau kalo orang madura bilang guleh gentong. Sebenarnya Bubur ini kurang lebih sama dengan bubur susum pada umumnya, namun ada ciri khas dari bubur ini.  Ada empat jenis dalam isian pada setiap porsi Tajin Sobih ini yakni:
Hasil gambar untuk tajin sobih madura
  • Bubur Putih, terbuat dari bahan tepung beras,
  • Bulatan putih, bahan tepung beras, kanji, kelapa parut, santan, dibuat bulatan kecil-kecil,
  • Bubur lonjongan coklat , terbuat dari bahan tepung beras, tepung ketan, tepung kanji, gula merah, air, dibuat lonjongan kecil-kecil,
  • Bubur Mutiara, terbuat dari bahan – Bahan : Sagu mutiara merah, Gula pasir, Pandan, Tepung Kanji, Air, Garam sedikit.

Suwar - Suwir Jember

Hasil gambar untuk suwar suwir jember

Suwar-suwir menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Jember.
Oleh-oleh ini dibuat dari bahan tape, gula, dan tepung, kemudian dijemur matahari supaya kering dan tahan lama. Adonannya seperti dodol, tetapi dengan struktur lebih padat. Hanya, saat digigit begitu lembut dan lumer di lidah.

Rasanya legit, manis, bercampur kecut. Selintas seperti sedang mencicipi tape. Manisnya pun tak terlalu menggigit. Bentuknya kotak-kotak kecil memanjang menyerupai kotak balok mini. Warna pun beraneka, mulai dari hijau, coklat, putih, hingga merah.
Makanan ini memang hanya untuk camilan. Cocok untuk minum teh sambil santai menonton televisi atau mengobrol bersama teman. Makanannya tidak mengenyangkan karena besarnya hanya seukuran jempol orang dewasa.

Seiring dengan perkembangan zaman yang selaras dengan permintaan pasar, suwar-suwir tidak hanya melulu menyajikan rasa sirsak. Sekarang, kita dapat menemukan suwar-suwir dengan rasa yang lebih variatif, sebut saja rasa nangka, nanas, strowberry, durian, kelapa muda, kacang hijau, bahkan keju, susu, coklat, dan berbagai macam pilihan rasa lainnya.

Meskipun tidak hanya memakai daging buah sirsak lagi, tapi suwar-suwir hasil modifikasi tetap bisa disuwir-suwir. Rasanya pun tidak kalah nikmat dengan suwar-suwir yang versi orisinil, tetap manis dan legit di lidah. Salah satu keistimewaan suwar-suwir adalah cara pembuatannya yang masih manual, belum menggunakan mesin yang justru dimungkinkan bisa merusak citarasa aslinya. Namun, meskipun belum mengenal teknologi mesin modern dan tidak bersentuhan dengan bahan pengawut, suwar-suwir tetap istimewa karena bisa bertahan hingga 9 (sembilan) bulan lamanya.


Nasi Becek Nganjuk

Sego Becek (nasi becek) merupakan makanan tradisional dari Nganjuk, Jawa Timur, sego Becek khas Nganjuk, sebenarnya sudah lama menjadi buah bibir masyarakat sejak dulu. Bila di amati dari jenis masakan, bumbu dan bahannya makanan satu ini merupakan makanan jenis kare kambing atau gulai kambing. Walaupun hampir mirip dengan gulai kambing, namun Sego Becek ini memiliki cita rasa dan penyajian yang berbeda.
Keistimewaan kuliner khas nganjuk ini pada tampilannya, sego becek ini biasanya disajikan dengan nasi hangat dan di atasnya disertakan ragam trancam (semacam lalapan) yang terdiri dari irisan kobis, kecambah dan seledri, biasanya diletakkan di atas nasi. Juga disertakan beberapa tusuk daging yang sudah disate dicampurkan ke piring.
Baru setelahnya, bumbu kacang dan sambel kemiri dimasukkan. Terakhir kuah becek dituangkan dalam keadaan panas, tak hanya kuah tapi juga jeroan kambing seperti gajih (lemak) dan balungan (tulang belulang). Untuk sate kambing biasanya disajikan secara terpisah atau disajikan langsung di atas Sego Becek.
Hasil gambar untuk nasi becek nganjuk
Cita Rasa Nasi Becek
Sego Becek ini memiliki cita rasa yang sangat khas, karena kuahnya menggunakan banyak jenis bumbu, seperti sere, lada, pala, kapulaga termasuk bawang merah dan putih. Belum lagi emponempon (rempahrempah) seperti kencur, jinten dan semua jenis bumbu dimasukkan menjadi satu. sehingga kuah memiliki rasa yang pas dan tidak terlalu menyengat. Isian daging pada kuah tersebut juga terasa empuk sehingga tidak terlalu susah untuk menyantapnya.
Selain itu, salah satu ciri khas dari Nasi Becek ini adalah perpaduan rasa kuah dan sate kambingnya. Sebelum tersaji Sate kambing ini sudah terlebih dahulu dibumbui dengan bumbu kacang, kecap dan irisan bawang merah. Sehingga bila dibandingkan dengan kuah Sego Beceknya akan menjadi dua rasa yang berbeda dan bila keduanya dipadukan akan menjadi satu rasa yang sangat khas. Sate kambing tak hanya sekedar pelengkap. Kelezatan sate kambing yang sudah dibumbui dengan bumbu kacang, kecap dan irisan bawang merah terasa berbeda.

Gethuk Pisang Kediri

Hasil gambar untuk gethuk pisang
Gethuk gedang memang berasal dari kota Kediri, namun makanan yang satu ini sudah tersebar luas dimana – mana hampir diseluruh wilayah di pulau jawa.
Olahan pisang dibungkus dengan daun pisang mirip lontong ini adalah salah satu aset kuliner Kediri yang sudah ada dari dahulu kala, meskipun belum diketahui mengenai asal-usul si manis dari Kediri ini, namun tradisi pembuatan dan pengolahan gethuk gedang diyakini sudah berlangsung secara turun-temurun dan diwariskan lintas generasi.
Gethuk gedang berasa manis legit dan sedikit asam, rasa ini semua merupakan rasa alami khas buah pisang, tanpa tambahan zat apapun termasuk gula dan bahan pengawet. Sehingga gethuk pisang hanya bisa bertahan selama dua hari pada suhu kamar atau sekitar empat sampai lima hari jika disimpan di dalam lemari pendingin.  Sedikit mengingatkan bagi yang ingin membeli getuk pisang dan rumah anda terlalu jauh, pertimbangkan masa bertahannya gethuk gedang yang hanya dua hari.
Makanan ringan yang satu ini selain memiliki rasa alami dari buah pisang yang merupakan bahan dasarnya, karena tanpa tambahan zat apapun, sehingga kandungan gizinyapun sesuai dengan kandungan pisang merupakan jenis bahan makanan rendah kolesterol, juga kaya akan kandungan sarat,  karbohidrat dan protein nabati.
Meskipun gethuk gedang ini sudah terkenal, namun masih banyak yang belum mengetahui proses dan cara pembuatannya. Berikut penjelasan tentang resep getuk pisang khas Kediri sederhana spesial asli enak. Membuat Getuk gedang yang merupakan makanan tradisional khas dan asli dari Kediri ini,  tidak sulit namun dalam memilih bahan harus tepat. Gehtuk gedang merupakan cemilan yang paling mudah dibuat, olahan ini dibuat dari bahan dasar pisang kepok yang manis dan kenyal. Gedang/Pisang yang dipilih adalah jenis pisang kepok yang berkualitas sangat baik dan juga masih segar. Mungkin berikut ini salah satu proses untuk membuat getuk pisang yang sangat enak.
Hasil gambar untuk gethuk pisang
Cita Rasa Gethuk Pisang

Gethuk Pisang ini memiliki cita rasa yang sangat khas. Perpaduan rasa manis dan asam yang sangat khas dari pisangnya memberikan cita rasa tersendiri pada Gethuk Pisang ini. Selain itu aroma pisang dan daun pisangnya sangat terasa sehingga memberikan sensasi tersendiri saat kita menyantapnya. Gethuk Pisang ini sangat cocok dijadikan cemilan saat berkumpul bersama keluarga atau sahabat. Selain rasanya yang khas, Gethuk Pisang ini juga sehat untuk dikonsumsi karena bahannya sangat alami dan tanpa bahan pengawet.

Cara Membuat

Hasil gambar untuk gethuk pisang


Bahan :
  • buah pisang kepok segar dan matang yang berkualitas baik 2 kg,
  • garam dapur yang halus dan beryodium sebanyak 1 sendok teh,
  • vanili bubuk 1 sendok the,
  • 1 kg gula pasir .
Untuk pembungkus:
  • daun pisang secukupnya,
  • lidi  secukupnya ( dipotong lancip )
Cara membuat :
  1. Kukus pisang kepok sampai benar-benar matang dan empuk
  2. Kupas kulit pisang lalu dahaluskan
  3. Campurkan pisang yang sudah dihaluskan dengan gula pasir dan garam
  4. Tumbuk halus lagi hingga semua bahan tercampur rata
  5. Padatkan adonan selagi masih panas dan diamkan hingga menjadi dingin
  6. Ambil tiap satu lembar daun pisang lalu masukkan adonan getuk pisang secukupnya
  7. Gulung memanjang seperti lontong sambil dipadatkan kembali
  8. Semat dengan sapu lidi pada kedua ujungnya
  9. Kukus dalam kukusan panas selama 25-30 menit atau sampai matang dan kenyal
  10. Buka daun pisang yang membungkusnya lalu dipotong dan sajikan.
Kini Getuk pisang telah siap untuk disajikan,  akan kelihatan lebih menarik jika dihidanngkan dipiring pada waktu sore maupun pagi hari sambil ditemani teh dan kopi hangat, nikmati gedang ini selagi hangat, namun juga sedap saat disantap ketika sudah dingin.

Angsle Malang

Hasil gambar untuk angsle

Angsle merupakan wedang khas kota apel. Dalam khazanah kuliner Jawa, “wedang” merupakan sebutan untuk minuman panas. Minuman ini biasanya terbuat dari air yang direbus bersama jahe, serai, dan gula Jawa. 

Mencicipi angsle, rasanya akan mengingatkan kita pada wedang lainnya dari Jawa, sekoteng. Rasa khas kuah hasil rebusan jahe sangat terasa. Apalagi, angsle pun memiliki isian yang mirip dengan sekoteng. Ada roti, kacang tanah sangrai, kacang hijau rebus, serta aroma daun pandan. Yang membedakan, angsle ditambahkan petulo (putu mayang), ketan putih kukus, dan tape singkong. 

Hal lain yang membedakan angsle dengan sekoteng adalah pada kuahnya. Jika kuah sekoteng hanya rebusan jahe, serai, dan gula Jawa, maka kuah angsle ditambahkan santan. 

Konon, kuah angsle dibuat hanya dengan menggunakan daun pandan, vanili, dan santan. Jahe tidak dimasukkan karena dianggap akan mengubah rasa. Tapi, karena diberi label “wedang”, kuah angsle pun ditambahkan dengan jahe.



Lepet Jagung

Hasil gambar untuk lepet jagung
Jajanan tradisional kini penikmatnya kesulitan mencari tempat penjualnya, Padahal banyak juga jajanan tradisional memiliki rasa yang nikmat tak terlupakan seperti lepet jagung. Hal ini bisa disebabkan kerumitan pembuatannya, bisa juga bahan dasarnya.
Lepet jagung merupkn jajanan tradisional yang bahan dasar adalah jagung dan kelapa parut saja, dan memiliki cita rasa yang khas lidah masyarakat Jawa Timur. Rasa manis dan gurih bercampur menjadi satu, saat disajikan selagi hangat pada pagi hari didampingi secangkir teh hangat atau kopi, Lepet Jagung ini begitu nikmat.
Lepet Jagung dibungkus kulit buah jagung, sehingga membuat bentuk, warna dan aroma menjadikan makanan yang khas.  Untuk mengingatkan lidah akan kelezatan jajanan tradisional Jawa Timur ini. Bisa kita coba dengan resep di bawah ini. Untuk yang masih sangat asing akan makanan ini jangan kawatir masalah rasa. Jajanan ini spesialnya lebih pedat, tahan lama dan tak mudah basi. Untuk itu jika anda ingin bisa merasakan akan lepet jagung manis ini bisa membuatnya sendiri dan berikut resep dan langkahnya dengan baik seperti.

Kue Bikang

Kue Bikang merupakan salah satu jenis kue basah khas jajanan indonesia. Kue ini dapat kita temukan hampir disetiap daerah indonesia. Dengan tekstur yang lembut dan dikemas dalam bentuk menarik seperti mawar, sehingga membuat kue baking ini selalu mengambil hati para pacinta jajanan pasar.
Hasil gambar untuk gambar kue bikang
Kue bikang berbahan dasar tepung terigu dan tepung beras di padu dengan bumbu-bumbu pilihan khas nusantara membuat sajian ini terasa nikmat.Kue Bikang banyak digemari masyarakat mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Bagi Anda yang belum pernah mencicipi kenikmatan Kue Bikang ini, Anda bisa membuatnya sendiri  di rumah. Caranya mudah dan tidak sulit seperti berikut ini.

Cwie Mie Malang

Malang memiliki ragam kuliner asli daerah yang harus dicoba, salah satunya adalah Cwie Mie yang identik dengan daerah Malang sebagai daerah asalnya. Ada yang berbeda tentunya antara cwie mie dan mie ayam.  Dari penampilan di atas mangkuk, perbedaan antara mie ayam dan cwie mie bisa langsung dikenali dari topping yang digunakan. 

Pada cwie mie, topping yang digunakan biasanya adalah ayam yang dicincang sampai halus dan terlihat berwarna putih atau coklat muda memenuhi bagian atas mie dengan tambahan bawang goreng dan irisan seledri. Sedangkan pada mie ayam, topping yang digunakan memang sama-sama ayam namun bentuknya cukup besar dan biasanya berbentuk kotak dengan warna bumbu yang coklat.

Hasil gambar untuk cwie mie malang

Beranjak soal rasa, terdapat perbedaan yang cukup besar di lidah tentang dua makanan ini. Cwie mie cenderung lebih beragam dan kuat dalam beberapa jenis minyak yang digunakan sehingga menghasilkan rasa yang gurih dan cenderung asin. Sebaliknya, mie ayam memiliki kekuatan pada rasa manis yang dihasilkan oleh olahan bumbu pada taburan ayam yang digunakan juga sebagai penyedap pada mie.
Pada pendamping mie untuk menambah tampilan serta penambah rasa, terdapat perbedaan yang cukup jelas juga. Cwie mie biasa menggunakan daun salad yang diletakkan di samping mie sebagai pendamping, disertai kerupuk dan pangsit yang disendirikan dengan kuahnya.
Cwie mie sendiri adalah kuliner yang sejarahnya dari etnis Tionghoa. Pada beberapa tempat di Malang, Cwie mie biasanya tidak terpisahkan dari daging Babi. Salah satu kedai penyedia cwie mie halal yang cukup terkenal ada di kota Batu, yakni cwie mie lombok.

Nasi Mawut Kota Malang

Nasi Goreng Mawut Makanan Khas Malang

Hasil gambar untuk nasi mawut malang

Banyak macam nasi goreng di Indonesia dari mulai nasi goreng kambing, nasi goreng asap dan satu lagi nasi goreng mawut khas kota Malang, Nasi goreng mawut adalah perpaduan antara nasi goreng yang dicampur dengan mie goreng dengan sayuran, bentuknya yang berantakan serta awut-awutan inilah yang menjadikan nasi goreng ini di namakan nasi goreng mawut. Makanan ini sangat terkenal di Malang rasanya yang enak serta gurih menjadikan nasi goreng mawut selalu menjadi kuliner yang dicari oleh masyarakat Malang.

Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang sangat indah dengan panorama serta tempat wisata yang indah-indah disini banyak di bangun villa-villa milik orang Surabaya atau luar daerah seperti Jakarta atau Bandung. Banyaknya universitas serta perguruan tinggi menjadikan malang menjadi tujuan belajar bagi mahasiswa luar daerah dan inilah yang menjadikan kota Malang menjadi ramai dan menjadi tujuan wisata. Datanglah ke Malang untuk merasakan suhu dingin dan menariknya pesona keindahan alam dan jangan lupa untuk mencicipi makanan khas kota Malang yang akan saya bahas dalam artikel kali ini yaitu Nasi Goreng Mawut.

Nasi goreng mawut di Malang sangat terkenal dan banyak di jual di restoran, warung hingga pedagang keliling dan mereka mengenal dengan nama nasi goreng mawut Arema. Dalam perjalanan saya di Malang sangat mudah bagi saya untuk menemukan makanan jenis ini di kota Malang karena hampir di setiap sudut kota Malang sangat banyak di temukan pedagang nasi goreng mawut. 


Aneka Kuliner Rujak Banyuwangi

Banyuwangi punya banyak makanan istimewa dengan kelezatan tiada tara, akan ada banyak menu yang bikin kamu kangen dan tak rela melewatkan. Salah satunya adalah rujak. Di sini, kamu akan menemukan beberapa varian rujak yang pastinya lezat dan istimewa. Langsung saja, berikut ini adalah empat kuliner rujak di Banyuwangi.

1. Rujak Cingur Desa Gendoh





Ilustrasi Rujak Cingur

Desa Gendoh berada di Kecamatan Sempu. Tempat ini terkenal dengan kuliner rujak cingurnya. Bumbu kacang yang dikolaborasikan dengan berbagai macam sayuran menjadi menu andalan. Tidak heran jika penikmatnya tidak hanya berasal dari Banyuwangi, tapi juga kota-kota lainnya. Puas menikmati rujak, jangan lupa membawa pulang oleh-oleh seperti Batik Banyuwangi dengan motif khas.






2. Rujak Kuah Pindang





Hasil gambar untuk Rujak Kuah Pindang banyuwangi

Rujak Pindang umumnya populer di Bali, tapi kamu juga bisa menemukannya di Banyuwangi. Datanglah langsung ke Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Giri. Ada warung milik Suriana yang sudah lama menjualnya. Bumbu-bumbu seperti terasi, garam, gula dan cabai digerus dulu, baru setelah itu disiram dengan kuah olahan pindang segar.

Sejarah dan Resep Onde - Onde

Sejarah Onde-Onde
Hasil gambar untuk sejarah onde onde
Sejarah onde-onde sebetulnya sudah ada sejak zaman dinasti Tang di China dan menjadi kue resmi daerah Changan/Xian. Sebagian besar pedagang dan pendatang dari China membawa makanan tradisional ini ke wilayah China bagian selatan hingga ke Asia selatan. Sebutan kue ini bermacam-macam, di Cina utara disebuat matuan, di Cina timur disebut ma yuan, dan di daerah Hainan disebut jen dai. Adapula yang menyebut kue ini dengan zhimaqiu yang artinya bola wijen.
Onde-onde disebut sebagai kuih bom di negara tetangga. Kuih bom biasanya berisi parutan kelapa manis atau kacang dan variasi pasta kacang merah. Di Vietnam, makanan ini dikenal sebagai banh cam di daerah Vietnam selatan dan banh ran di daerah Vietnam utara. Beda dengan banh cam, Banh ran diberi pengharum bunga melati dan biasanya isinya lebih kering dari onde-onde lainnya. Isinya dapat berupa pasta kacang hijau manis bahkan kadang-kadang juga diisi dengan daging cincang, bihun dan ubi, jamur, dan bahan makanan khas Vietnam lainnya. Masyarakat setempat biasanya menyajikan kue ini dengan paduan sayur dan saus celup. jajanan ini sangat terkenal di kawasan asia sejak lama, hingga sekarang.

Sejarah Nasi Boran Lamongan

Nasi Boran adalah makanan tradisional yang terdiri dari nasi dan di hidangkan dengan aneka lauk-pauk khas dari Lamongan, Jawa Timur. Makanan ini biasanya disajikan pada daun pisang dan bekas kertas koran yang dibentuk kerucut sehingga terlihat sangat sederhana, namun memiliki rasa yang sangat luar biasa nikmatnya. Nasi Boran merupakan salah satu makanan tradisional yang cukup terkenal dan jarang bisa kita temukan di tempat lain, selain di Lamongan, Jawa Timur.

Hasil gambar untuk sejarah nasi boranan

Asal Nasi Boran

Nasi Boran merupakan makan tradisional yang berasal dari Lamongan, Jawa Timur. Makanan ini sangat sulit ditemukan di tempat lain, karena hanya dijual di kota asalnya saja yaitu Lamongan. Makanan ini disebut Nasi Boran karena biasanya dijajakan oleh para penjual dengan menggunakan boran yang digendong di punggung mereka dan diikat dengan kain gendongan. Boran sendiri merupakan tempat nasi besar terbuat dari bambu yang dianyam rapat. Nasi Boran ini sangat mudah kita temukan di Lamongan, hampir di setiap tempat atau di pinggir jalan slalu ada yang menjajakan makanan satu ini.

Hasil gambar untuk sejarah nasi boranan

Keistimewaan Nasi Boran

Keistimewaan Nasi Boran ini adalah berbagai aneka lauk-pauk yang sangat khas, baik lauk utama maupun lauk tambahannya. Dalam lauk-pauk ini terdapat beberapa jenis lauk yang jarang kita temukan di daerah lain seperti gimbal empuk, pletuk dan ikan siliGimbal empukmerupakan makanan berbentuk bulat yang terbuat dari tepung terigu dan bumbu lainnya dan memiliki rasa gurih. Sedangkan Pletuk merupakan kacang kedelai yang di sangrai dan di tumbuk halus. Lauk-pauk tersebut kemudian ditambahkan sambal pedas merah yang terbuat dari bumbu khusus, sehingga menambah kenikmatan makanan satu ini.

Hasil gambar untuk sejarah nasi boranan

Penyajian Nasi Boran

Nasi Boran ini biasanya disajikan dengan menggunakan daun pisang dan kertas yang dibentuk kerucut, kemudian nasi dan lauknya di taruh di dalam wadah tersebut. Lauk-pauk pada Nasi Boran ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu lauk utama dan lauk tambahan. Dalam lauk utama biasanya terdapat jenis makanan seperti gimbal empuk, pletuk, letok tahu, tempe, krawu, peyek kacang atau peyek teri dan tidak ketinggalan juga sambal merah pedas.

Kemudian untuk lauk tambahan / pelengkap biasanya terdapat aneka lauk seperti ayam goreng, udang goreng, bandeng goreng, ikan gabus, ikan sili, telur asin, sate jeroan dan dadar telur. Untuk dadar telur ini cukup unik dan berbeda dengan dadar telur biasanya. Telur dadar ini lebih tebal dari biasanya karena dibuat dengan campuran tepung sehingga memiliki rasa yang gurih dan khas. Lauk pelengkap ini biasanya disajikan sesuai dengan permintaan pembeli. Selain itu, ada juga penjual yang menyediakan Nasi jagung sebagai variasi dari Nasi Boran ini.

Gambar terkait

Cita Rasa Nasi Boran

Nasi Boran ini memiliki cita rasa yang khas. Selain kaya akan lauk-pauk yang beraneka ragam, sambal merah pedasnya juga sangat khas dengan parutan kelapa didalamnya sehingga menambah kelezatan pada Nasi Boran ini. Perpaduan aneka lauk-pauk dan sambal tersebut tentunya menjadi ciri khas dan keistimewaan dari makanan satu ini.


Pecel Semanggi Makanan Khas Surabaya

Daun semanggi menjadi pecel hanya ada di Surabaya. 
Tak hanya rawon dan lontong balap.
Surabaya punya pecel semanggi.

Hasil gambar untuk gambar daun semanggi

Pecel semanggi atau biasa disebut semanggi saja adalah makanan tradisional berbahan dasar sayuran. Berbeda dengan pecel pada umumnya, sayuran yang digunakan adalah semanggi (Marsilea crenata), yakni jenis tanaman paku yang biasa tumbuh di sawah dan rawa-rawa.
Keunikan yang lain, pecel semanggi disajikan dengan saus ubi madu, bukan saus kacang seperti pecel lainnya. Ketika dihidangkan, pecel semanggi selalu disertai kerupuk puli, yaitu kerupuk berbahan dasar tepung beras. Daun semanggi yang telah dikukus ini rasanya lembut sekaligus bertekstur. Kesan tradisional sangat terasa karena pecel semanggi dijajakan menggunakan pincuk atau mangkuk daun pisang
Hasil gambar untuk sejarah makanan semanggi

Sebuah romantisisme Racikan pecel semanggi terbilang sederhana. Selain daun semanggi, sayuran lain yang ditambahkan hanyalah sedikit tauge.
Tingkat rasa pedas sambal ubi disesuaikan dengan selera pembeli.
Untuk menambah rasa gurih, ditambahkan sedikit sambal petis khas Jawa Timur yang berbahan dasar udang.
Kekhasan pecel semanggi tidak hanya soal rasa. Cerita di balik hidang an tersebut juga membuatnya mele genda di kalangan warga Surabaya. Dahulu, ketika di Surabaya masih banyak sawah, warga biasa mencari daun se manggi untuk dibuat pecel atau la lapan.

Hasil gambar untuk sejarah makanan semanggi

Nah, setelah tak banyak lagi sawah di Surabaya, kini semanggi dibudidayakan khusus oleh warga di Kecamatan Benowo, kawasan pinggiran Surabaya bagian barat. Karena tidak dijual di pasar umum, semanggi hanya bisa didapat langsung dari petaninya atau dari penjaja pecel semanggi.
Tak heran, banyak golongan sepuh dari Surabaya dan sekitarnya yang merasa punya ikatan batin dengan kuliner semanggi. Jajan pecel semanggi menjadi ajang romantisisme mengenang masa kanak-kanak atau zaman remaja.

Hasil gambar untuk sejarah makanan semanggi


Bahan-bahan:
  • 100 gr daun semanggi
  • 50 gr tauge
  • 50 gr ubi, rebus
  • 50 gr kacang tanah, goreng

Bumbu-bumbu:
  • 20 gr gula merah, sisir
  • 2 siung bawang merah, sangrai
  • 1 ruas kencur
  • 1 siung bawang putih, sangrai
  • Petis secukupnya

Pelengkap:
  • 100 gr kerupuk puli,goreng

Cara membuat:
  1. Daun semanggi dan tauge direbus lalu tiriskan.
  2. Bawang merah, bawang putih dan gula merah dihaluskan. Secara terpisah, haluskan pula ubi dan kacang tanah.
  3. Campurkan bawang merah, kencur, bawang putih, ubi dan kacang tanah. Tambahkan sedikit air dan petis. Taburkan garam. Aduk rata.

Penyajian:

Letakkan rebusan daun semanggi dan tauge ke atas pincuk daun pisang atau piring saji, siram denagn bumbu yang sudah dihaluskan. Bila suka dapat ditambahkan sambal. lengkapi dengan kerupuk puli.

Resep Nasi Kikil Jombang