Sejarah Onde-Onde
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2492419/original/080218900_1543365243-menelusuri-sejarah-onde-onde-yang-harus-kamu-ketahui.jpg)
Sejarah onde-onde sebetulnya sudah ada sejak zaman dinasti Tang di China dan menjadi kue resmi daerah Changan/Xian. Sebagian besar pedagang dan pendatang dari China membawa makanan tradisional ini ke wilayah China bagian selatan hingga ke Asia selatan. Sebutan kue ini bermacam-macam, di Cina utara disebuat matuan, di Cina timur disebut ma yuan, dan di daerah Hainan disebut jen dai. Adapula yang menyebut kue ini dengan zhimaqiu yang artinya bola wijen.
Onde-onde disebut sebagai kuih bom di negara tetangga. Kuih bom biasanya berisi parutan kelapa manis atau kacang dan variasi pasta kacang merah. Di Vietnam, makanan ini dikenal sebagai banh cam di daerah Vietnam selatan dan banh ran di daerah Vietnam utara. Beda dengan banh cam, Banh ran diberi pengharum bunga melati dan biasanya isinya lebih kering dari onde-onde lainnya. Isinya dapat berupa pasta kacang hijau manis bahkan kadang-kadang juga diisi dengan daging cincang, bihun dan ubi, jamur, dan bahan makanan khas Vietnam lainnya. Masyarakat setempat biasanya menyajikan kue ini dengan paduan sayur dan saus celup. jajanan ini sangat terkenal di kawasan asia sejak lama, hingga sekarang.